Di Indonesia, siapkan Tas Siaga Bencana (TSB) yang ringan dan mudah diraih berisi air minum, makanan tahan lama, dokumen, obat pribadi, serta alat komunikasi. Simpan persediaan air dan makanan keluarga yang berat secara terpisah di rumah, selama rumah masih aman. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjelaskan TSB sebagai persiapan untuk bertahan sebelum bantuan datang dan membantu saat evakuasi, dengan perlengkapan untuk sekitar tiga hari. Angka tiga hari tidak berarti setiap orang harus menggendong seluruh kebutuhan air rumah tangga, dan tidak berarti tinggal di rumah selama tiga hari selalu aman.
Keputusan terpenting berbeda menurut lokasi: gangguan air saat rumah di pedalaman tetap aman dapat ditangani dengan stok rumah; rumah retak setelah gempa memerlukan pemeriksaan keselamatan; gempa kuat atau lama di dekat pantai adalah tanda untuk segera menuju tempat aman dari tsunami setelah guncangan memungkinkan bergerak, bukan waktu untuk berbelanja atau mengemas semua makanan.
Apa yang disimpan di rumah, apa yang dibawa?
| Stok rumah ketika bangunan aman | Isi tas yang benar-benar bisa dibawa |
|---|---|
| Air minum kemasan dan makanan untuk beberapa hari, ditambah kebutuhan kebersihan | Beberapa botol air sesuai kemampuan membawa dan makanan siap makan yang ringkas |
| Persediaan keluarga untuk bayi, alergi, obat dan hewan peliharaan | Salinan KTP/paspor/KITAS sesuai kondisi, surat penting dalam kantong kedap air |
| Botol berat di rak stabil dan tidak menghalangi pintu | Obat esensial, P3K, kacamata, senter, peluit, ponsel, pengisi daya/power bank |
| Rencana bertemu keluarga dan informasi jalur evakuasi setempat | Pakaian secukupnya, perlindungan hujan, uang tunai kecil yang diperlukan |
BNPB merinci isi TSB seperti dokumen, pakaian beberapa hari, makanan ringan tahan lama, air, obat/P3K, radio atau telepon, perlengkapan mandi, masker, peluit, uang dan lampu. Jangan menunda evakuasi demi membuat tas terasa “lengkap”. Barang yang sudah di dekat pintu lebih berguna daripada kotak mahal di gudang terkunci.
Kebutuhan makanan 1, 2 dan 4 orang untuk tiga hari
Panduan BNPB menyebut persediaan air minum untuk sekitar tiga hari, tetapi tidak menetapkan jumlah liter baku per orang dalam sumber tas yang digunakan ini. Agar pembaca bisa menghitung pembelian botol, tabel di bawah memakai contoh asumsi pribadi 3 liter/orang/hari untuk stok rumah. Angka itu BUKAN aturan resmi nasional, bukan penilaian kebutuhan medis, dan bukan jumlah yang harus dibawa saat evakuasi.
| Anggota rumah, 3 hari | Contoh air di rumah jika memilih 3 L/orang/hari | Botol 1,5 L | Contoh jumlah makan |
|---|---|---|---|
| 1 orang dewasa | 9 L | 6 botol | Sarapan 3 kali + makan utama 6 porsi |
| 2 orang dewasa | 18 L | 12 botol | Sarapan 6 kali + makan utama 12 porsi |
| 4 orang | 36 L | 24 botol | Sarapan 12 kali + makan utama 24 porsi |
Air 36 L beratnya sekitar 36 kg sebelum berat botol. Itu persediaan di rumah, bukan untuk dipanggul anak kecil ketika lari dari pantai. Panas, penyiapan susu bayi, sakit, hewan peliharaan, air untuk kebersihan dan sanitasi dapat menambah kebutuhan. Saat berpindah, bawa jumlah yang tidak memperlambat keselamatan.
Porsi makan pada tabel adalah cara menyusun belanja sehari tiga kali makan, bukan klaim bahwa satu biskuit atau satu kaleng kecil memenuhi gizi satu porsi lengkap. Beli makanan yang biasa dikonsumsi dan ukur porsinya sesuai usia, alergi, halal atau kebutuhan kesehatan keluarga.
Isi keranjang makanan yang bisa dimakan tanpa listrik
Untuk satu dewasa selama tiga hari: pilih 3 sarapan seperti biskuit, sereal atau roti tahan simpan dan kotak kecil minuman UHT yang cocok; lalu 6 porsi makan utama berupa ikan atau kacang matang dalam kaleng mudah buka, lauk matang kemasan yang labelnya mengizinkan dimakan langsung tanpa dipanaskan, ditambah buah atau makanan ringan yang sesuai. Sertakan pembuka kaleng manual, sendok, tisu dan kantong sampah.
Mi instan dan beras mentah tidak selalu dapat dimakan tanpa air panas atau kompor. Bila listrik, gas dan air bersih mati sekaligus, jangan mengandalkan bahan yang belum siap santap sebagai seluruh persediaan hari pertama. Beberapa makanan kemasan yang aman pada suhu ruang saat belum dibuka perlu didinginkan setelah dibuka. Kemasan satu porsi membantu ketika kulkas berhenti.
Pasangan dapat menggandakan porsi tetapi memilih kemasan yang habis sekali buka. Untuk keluarga berempat, sesuaikan makanan anak dan kebutuhan bayi, alergi, obat yang perlu pendinginan, serta makanan hewan secara terpisah dari kebutuhan umum orang dewasa.
Beli di mana dan bagaimana menghitung biayanya?
Toko Indomaret, Alfamart, Hypermart, minimarket setempat atau warung dapat menjadi tempat mencari air kemasan, lauk kaleng, biskuit, minuman tahan simpan, senter dan peralatan kebersihan. Ini contoh tempat belanja, bukan jaminan stok, harga, atau pengiriman hari ini untuk semua wilayah dan pulau.
Enam botol berukuran 1,5 L = 9 L. Untuk contoh stok rumah pada tabel, satu keluarga berisi 1, 2 atau 4 orang membutuhkan 1, 2 atau 4 pak masing-masing enam botol. Gunakan harga pada label toko dan jumlah makanan sesungguhnya untuk menghitung pengeluaran; tidak ada angka rupiah yang diada-adakan dari daftar harga toko lama. Pesan lebih awal jika menggunakan pengiriman; saat banjir menutup jalan, layanan kurir mungkin berhenti.
Simpan paket tertutup di tempat kering dan terhindar dari panas berlebihan, banjir dan hama. Jangan letakkan botol berat di atas jalur keluar. Biasakan menggunakan stok paling lama untuk masakan biasa lalu menggantinya ketika belanja. Buang makanan terkontaminasi banjir atau kaleng membengkak/bocor; bau dan rasa bukan jaminan keamanan.
Banjir pedalaman, gempa kota, dan tsunami pantai adalah tiga keputusan berbeda
| Keadaan | Fungsi stok makanan | Tindakan yang lebih penting |
|---|---|---|
| Banjir pedalaman, rumah dan akses masih aman | Membantu saat pasokan terputus sementara | Pantau BPBD daerah, cuaca dan instruksi petugas; pindah sebelum akses berbahaya |
| Gempa bumi di kota atau pedalaman | Berguna hanya jika bangunan kemudian aman dipakai | Saat guncangan, merunduk, berlindung, berpegangan (Drop, Cover, Hold On); setelahnya hindari bangunan rusak dan ikuti informasi resmi |
| Pantai mengalami gempa sangat kuat/lama atau tanda alami tsunami | Tidak menentukan waktu keluar | Setelah aman bergerak, segera evakuasi ke tempat tinggi atau titik aman, tanpa menunggu pesan resmi atau menyelamatkan stok |
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menekankan tanda alam tsunami dan evakuasi mandiri ke lokasi aman saat terjadi gempa kuat atau lama dekat pantai. Pelajari jalur resmi, lokasi aman dan peringatan BPBD daerah Anda sebelumnya. Jangan menerapkan asumsi keamanan apartemen Jakarta ke rumah pantai yang dekat zona tsunami.
Contoh rencana yang gagal: keluarga menyewa rumah dekat pantai, merasakan guncangan keras berkepanjangan dan ingin menunggu sambil mengemas seluruh 36 L air karena tas “harus cukup tiga hari”. Menunggu dapat menghilangkan waktu untuk mencapai tempat tinggi. Segera pergi saat tanda alami mengharuskan evakuasi; ambil hanya tas ringan bila sudah dalam jangkauan tanpa menunda langkah. Rumah penuh makanan tidak membuat pantai aman.
Persiapan singkat yang benar-benar berguna
Simpan salinan dokumen dan obat penting dalam kantong kedap air, tambahkan sedikit makanan siap santap, air minum yang sanggup dibawa, senter, peluit dan power bank. Letakkan Tas Siaga Bencana di lokasi kering dekat pintu keluar, bukan di lemari yang dapat tertimpa barang. Air dalam jumlah besar dan stok keluarga tetap di tempat aman di rumah.
Tentukan titik berkumpul keluarga dan jalur evakuasi berdasarkan bahaya di daerah Anda, lalu cek tanggal makanan dan ganti yang digunakan. Kebutuhan bayi, penyandang disabilitas, lansia dan hewan harus dirinci, bukan dianggap dapat memakai jatah orang dewasa begitu saja.
Kesimpulan: siapkan stok untuk gangguan pasokan, tetapi tahu apa yang dapat Anda bawa dan kapan harus pergi tanpa membawanya. Panduan tiga hari BNPB adalah cara mempersiapkan diri, bukan ramalan bencana terkini, batas liter nasional atau jaminan bantuan tiba tepat dalam 72 jam.
Bagi penyewa baru: panduan menyewa rumah di Indonesia membantu menyiapkan pertanyaan kepada pengelola, sementara panduan biaya hidup membantu memperkirakan belanja biasa. Mintalah informasi titik kumpul dan jalur aman setempat; kedua panduan umum itu bukan pengganti arahan BPBD atau BMKG.
